Barangkali kamu memang butuh sendiri.
Di luar mungkin langit cerah
dan matahari hangat menyentuh jendela,
namun tidak dengan hatimu yang sedang gelap dan bergemuruh.
Biarkan dulu hujan itu turun.
Biarkan ia membasahi kerasnya kecewa,
mendinginkan panasnya harapan yang terganggu
Apa yang kau khawatirkan tentang masa depan
sering kali tak semenakutkan bayanganmu sendiri.
Perbanyak prasangka baik pada takdir,
pada rencana-Nya.
Jika sedihmu sudah selesai,
mari keluar pelan-pelan.
Hadapi hidup dengan doa,
jalani dengan syukur.
Percayalah,
jalan akan dimudahkan.
Jika sudah siap,
kita akan mulai lagi..
Bismillah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar