Rabu, 11 Maret 2026

Katanya Anjing

Di sebuah ruang percakapan

orang-orang berbicara

tentang dunia.


Tentang sejarah,

tentang siapa yang benar.


Namun ada juga

yang sejak awal

sudah merasa paling tahu—

mendengar hanya sebentar,

lalu buru-buru

merendahkan yang lain.


Ketika kata-kata

tak lagi cukup

menopang keyakinannya,

sebuah kata jatuh

ke lantai percakapan:


anjing.


Sejak saat itu

orang-orang mengerti

bahwa yang sedang berbicara

bukan lagi pengetahuan.


Hanya kemarahan

yang kehilangan arah

Hanya arogansi bodoh

yang menunjukkan kekosongan akal.


Sebab yang benar-benar paham

biasanya tidak perlu

berteriak paling keras

apalagi merendahkan

orang lain.

Lingkaran

Ada lingkaran yang sering tak kita sadari.


Hari ini

seseorang duduk di sampingmu,

menceritakan orang lain.


Besok bisa saja

namamu yang berpindah

ke tengah percakapan.


Begitulah gosip bekerja

berputar pelan,

mencari cerita berikutnya.


Maka jika suatu hari

kamu berada di lingkaran itu,

ingatlah satu hal sederhana:


tidak semua percakapan

harus kita ikuti.


Kadang yang paling bijak

adalah tetap diam,

atau melangkah pergi.


Sebab tidak ikut

bukan berarti tidak tahu

melainkan memilih

menjaga hati

dan menjaga diri.

Berhati-hatilah

Hati orang lain bukan sesuatu

yang bisa kita lukai sesuka hati.


Sebab kita tak pernah benar-benar tahu

doa mana yang diam-diam terangkat

dari hati yang sedang tersakiti.


Ada yang memilih diam,

ada yang memilih pergi,

ada yang pasrah karena kondisi,

namun dari luka yang mereka simpan

sering lahir doa yang begitu sungguh.


Hidup, seperti tanah yang setia,

selalu mengingat apa yang kita taburkan.

Apa yang kita tanam hari ini

perlahan akan tumbuh kembali

di jalan hidup kita sendiri.


Maka berhati-hatilah pada langkah dan kata,

sebab setiap perbuatan

selalu punya caranya sendiri

untuk pulang kepada kita.

Hal Terbaik

Tulislah hal-hal terbaik

dari yang pernah sampai ke telingamu.

Saringlah berkata yang baik,

yang menenangkan,

yang membuat hati orang lain terasa lebih ringan.


Dari yang pernah kau tulis itu,

ingatlah yang paling baik.

Biarkan ia tinggal di dalam ingatanmu,

menjadi sesuatu yang diam-diam

membentuk cara berpikirmu.


Dan ketika tiba waktunya berbicara,

sampaikanlah yang terbaik

dari yang pernah kau ingat.

Agar kata-kata yang keluar darimu

tidak sekadar terdengar,

tetapi juga membawa kebaikan

bagi orang yang mendengarnya.

Selasa, 10 Maret 2026

Bertahan

Hari ini

jika yang bisa kamu lakukan

hanya bertahan


itu sudah cukup.


Tidak harus selalu kuat.

Tidak harus selalu terlihat baik-baik saja.


Ada hari

ketika bangun pagi saja

sudah terasa seperti

sebuah perjalanan panjang.


Namun kamu tetap berjalan:

menjawab pesan,

datang bekerja,

menenangkan hati

yang kadang terlalu ramai.


Dari luar mungkin tampak biasa.

Padahal di dalam

banyak yang sedang kamu jaga

agar tidak runtuh.


Jadi jika hari ini

kamu masih di sini


itu bukan kegagalan.

Itu keberanian

yang sering tidak kita sadari.