tidak datang tepat ketika kita menunggu.
Ia tiba sedikit lebih lambat
dari yang kita harapkan.
Bukan berarti ia tak ditakdirkan untuk kita,
melainkan ada waktu yang belum tiba,
ada doa yang masih dalam penantian,
dan ada ketetapan Allah
yang belum sepenuhnya kita pahami.
Ada hati yang perlu dilapangkan,
ada kesabaran yang sedang ditumbuhkan,
dan ada diri yang sedang belajar
untuk lebih siap menerima.
Maka jangan terburu-buru menganggap
bahwa sesuatu yang belum datang
berarti telah luput dari kehidupan kita.
Sebab ketika waktunya tiba,
mungkin kita akan mengerti
mengapa dahulu ia belum hadir.
Mengapa perjalanan harus sepanjang itu,
dan mengapa kita perlu melewati
begitu banyak hal sebelumnya.
Karena apa yang Allah tetapkan
selalu memiliki waktu dan hikmahnya.
Dan semoga, ketika yang indah itu tiba,
kita mampu menerimanya
dengan hati yang lebih lapang
dan penuh rasa syukur.