bukan karena masa lalu masih ada,
melainkan karena kita terus membawanya
ke mana pun kita pergi.
Ada hal-hal yang telah selesai,
namun masih kita ulang di dalam pikiran.
Kita kembali pada percakapan yang sama,
mengulang penyesalan,
dan bertanya-tanya
tentang sesuatu yang tidak lagi bisa kita ubah.
Padahal masa lalu memang tidak meminta kita
untuk tinggal di dalamnya.
Biarkan ia mengalir seperti sungai.
Ada yang perlu dikenang,
ada yang cukup dimaafkan,
dan ada yang memang harus dilepaskan.
Bukan berarti kita melupakan apa yang pernah terjadi.
Kita hanya belajar tidak lagi
menjadikannya tempat untuk menetap.
Sebab dirimu hari ini
bukan seluruh kumpulan dari kesalahan,
kehilangan, dan kenangan kemarin.
Kamu adalah seseorang
yang sedang berdiri di tepi perjalanan itu,
melihat apa yang telah berlalu,
mengambil pelajarannya,
lalu memilih untuk melangkah lagi.
Biarkan masa lalu
tetap menjadi bagian dari ceritamu,
tetapi jangan biarkan ia menjadi penentu
ke mana hidupmu harus pergi.
Sebab sungai tidak pernah kembali
ke tempat yang sama.
Ia terus mengalir,
dan mungkin kita pun demikian.