Jumat, 06 Maret 2026

Hati-Hati, Jangan Jadi Sebab Air Mata Orang

Hati-hati, ya.


Jangan sampai kita menjadi alasan

seseorang berdoa sambil menangis.

Nama kita disebut dalam sujud yang panjang,

dalam lirih yang penuh sesak,

bukan karena rindu,

melainkan karena luka yang kita beri.


Kadang kita merasa ucapan itu biasa saja.

Sikap itu sepele saja.

Tapi bagi orang lain,

ia bisa tinggal lama di dada.


Hiduplah dengan baik.

Bertumbuhlah dengan cara yang lembut.

Tak perlu selalu menjadi yang paling benar,

cukup menjadi yang tidak menyakiti.


Karena hati yang terluka sering pulang kepada doa.

Dan doa orang yang teraniaya

tidak pernah benar-benar sia-sia.


Jika tak mampu membahagiakan banyak orang,

setidaknya jangan menjadi sebab air mata

yang jatuh diam-diam di malam hari.

Detik

Detik jatuh satu per satu

seperti daun yang tak pernah bertanya

mengapa harus meninggalkan rantingnya.

 

Ia tidak bersuara,

tapi kita tahu

ada yang diam-diam berubah.

 

Wajah menjadi sedikit lebih jauh dari kemarin,

dan rindu menjadi sedikit lebih dekat dari pulang.

 

Detik tidak pernah menunggu,

tapi selalu memberi kita kesempatan

untuk merasa hidup

meski hanya sebentar.

Kamis, 05 Maret 2026

Yesterday You Said Tomorrow

Kemarin engkau berkata, besok saja.

Namun waktu tak pernah benar-benar menunggu.

Ia berjalan pelan,

lalu tiba-tiba terasa jauh.


Jika itu baik, lakukan hari ini.

Jika itu perlu, mulai sekarang.


Tak harus sempurna,

tak harus besar.

Cukup satu langkah kecil

yang benar-benar dijalankan.


Sebab mimpi tidak tumbuh dari niat yang ditunda,

melainkan dari keberanian

untuk segera melangkah.

Bersabarlah, Tetap Berjalan Dengan Tenang

Kadang yang membuat langkah terasa berat

bukanlah banyak orang,

hanya satu dua suara saja

yang terlalu ingin menentukan arah orang lain.


Ada yang masih mencoba menarikmu

ke jalan yang pernah kau tinggalkan dengan tenang.

Ada pula bisik-bisik kecil

yang berusaha memutar cerita

seolah-olah hidupmu seharusnya berjalan

sesuai kehendak mereka.


Padahal kau tidak sedang melawan siapa-siapa.

Kau hanya sedang menjaga

agar tetap berjalan

di tempat yang menurut hatimu benar.


Syukurlah,

tidak semua orang ikut menjadi angin yang gaduh itu.

Masih ada yang memandang dengan jernih,

yang diam-diam mengerti

mengapa seseorang memilih bertahan

pada jalan yang ia yakini.


Tak apa bila sesekali hati terasa terusik.

Riuh kecil itu memang kadang terdengar lebih keras

dari yang seharusnya.


Namun bersabarlah

Teruslah berjalan dengan tenang,

seperti orang yang tahu

ke mana ia sedang menuju.


Sebab waktu memiliki caranya sendiri,

perlahan, tanpa banyak kata,

menunjukkan

mana yang hanya gemuruh sesaat,

dan mana yang benar-benar

berdiri di tempat yang semestinya

Terimakasih Sudah Bertahan

Untukmu,

kalimat ini barangkali singgah

di waktu yang tak banyak orang tahu

di antara hening yang panjang,

atau di sela-sela hari yang kau jalani seperti biasa.


Tak ada yang benar-benar melihat

seberapa dalam yang kau simpan,

atau harap apa yang kau ucapkan pelan-pelan

hanya untuk didengar langit.


Yang kutahu,

kau tetap berjalan.

Meski pelan.

Meski kadang tanpa tepuk tangan.


Dan mungkin sudah lama

tak ada yang berbisik pelan di telingamu:


terima kasih.


Terima kasih karena tidak menyerah

pada hari-hari yang terasa hampa.

Terima kasih karena masih memilih lembut

saat dunia tak selalu ramah.

Terima kasih karena kebaikanmu

tak ikut berubah menjadi pahit.


Jika hari ini kau merasa

tak ada yang bangga padamu,

biarkan kalimat ini singgah sebentar:


ada rasa bangga yang tumbuh diam-diam untukmu.


Kau telah melewati lebih banyak

dari yang dulu kau kira mampu.

Namun kau tetap di sini,

masih dalam penjagaan-Nya yang tak pernah putus,

masih dibangunkan pagi demi pagi

untuk melanjutkan kisahmu perlahan-lahan.


Barangkali itu pertanda,

bahwa di depan sana

ada bahagia yang sedang disiapkan.

Buah dari sabar yang tak kau pamerkan,

dari air mata yang hanya langit tahu.

InsyaAllah.


Dan sungguh,

ada doa yang berjalan tenang ke arahmu,

tanpa riuh,

tanpa perlu kau ketahui,

hanya ingin memastikan

kau baik-baik saja.