dengan hal-hal
yang memang tak lagi
dapat diubah.
Dengan waktu
yang telah berlalu.
Dengan kesempatan
yang tak sempat digenggam.
Dengan cerita
yang kini hanya tinggal
sebagai kenangan
dan pelajaran.
Tak perlu memaksa
semuanya hilang
dari ingatan.
Sebab ada hal-hal
yang memang tidak ditakdirkan
untuk dilupakan,
melainkan untuk dipahami
dengan hati
yang semakin tenang.
Maka pelan-pelan,
belajarlah mengikhlaskan.
Bukan karena
semuanya telah terasa mudah.
Melainkan karena
hati memilih
untuk tidak lagi
terikat pada apa
yang tak dapat diubah.
Lalu melangkahlah kembali.
Tak perlu terburu-buru.
Tak perlu merasa
harus segera baik-baik saja.
Cukup satu langkah,
lalu satu langkah berikutnya.
Sebab setiap langkah kecil
tetap membawa kita
menjauh dari luka,
dan semakin dekat
kepada ketenangan.
Karena pada akhirnya,
hidup bukan tentang
terus menoleh
ke arah yang telah ditinggalkan.
Melainkan tentang
membawa hikmah
dari setiap perjalanan,
menjaga hati
agar tetap lembut,
dan bertumbuh
menjadi pribadi
yang lebih bijaksana
daripada hari kemarin.
Barangkali,
bukan masa lalu
yang perlu diubah.
Melainkan cara kita
memandangnya.
Dan ketika hati
telah belajar menerima,
yang dahulu terasa
begitu berat,
perlahan berubah
menjadi kekuatan
untuk melanjutkan hidup
dengan lebih lapang.