Minggu, 29 Maret 2026

Kacamata

setiap orang

memakai kacamatanya sendiri


dibentuk oleh pengalaman, harapan, 

cara dibesarkan, jalan yang ia tempuh,

dan rumah tempat ia tumbuh


ada yang terbiasa

dengan hangatnya keluarga,

ada yang belajar kuat

dari kurangnya pelukan


ada yang diajarkan

berani bicara,

ada pula yang dibiasakan

diam dan menahan


maka apa yang terlihat jelas

di matamu,

belum tentu sama

di mata orang lain


karena kita

tidak lahir

dari cerita yang serupa


jangan tergesa menilai,

jangan memaksa

orang lain melihat

dari sudut pandangmu


sebab hidup

tak pernah hanya

dari satu sisi


belajarlah memahami

sebelum menghakimi


memberi ruang

pada perbedaan cara pandang


agar hati tetap lapang,

dan langkah

tak mudah dipenuhi prasangka

Keburukan

Buah yang busuk

akan jatuh dengan sendirinya.

Tak perlu diguncang,

tak perlu dilempar batu.


Begitu pula keburukan.

Ia membawa beratnya sendiri.

Ia akan menemukan akibatnya,

tanpa harus kau balas

atau kau simpan menjadi dendam.


Tidak semua hal

perlu kau jawab.

Tidak semua luka

perlu kau kembalikan.


Sayangi waktumu,

ia terlalu berharga untuk diisi amarah.

Jaga pikiranmu,

agar tidak dipenuhi hal yang tak perlu.

Rawat hatimu,

agar tetap lapang dan ringan.


Sebab hidup terlalu singkat

untuk mengurus yang akan gugur

dengan sendirinya.

Sabtu, 28 Maret 2026

Ramai Saat Hening

Untukmu

yang pikirannya

sering ramai di malam hari


Saat dunia mulai sunyi,

dan lampu-lampu perlahan padam,

tiba-tiba saja

yang lama terasa dekat kembali


Percakapan yang pernah terjadi,

seseorang dari masa lalu,

atau keputusan

yang diam-diam masih dipikirkan


Siang hari

kita terlihat baik-baik saja

tertawa, bekerja,

menjalani semuanya seperti biasa


Namun malam

punya caranya sendiri


Ia membuat segalanya

lebih jujur


Karena di saat sunyi,

kita tak lagi sibuk

menyembunyikan rasa


Yang tertahan

perlahan muncul ke permukaan


Dan mungkin

bukan untuk disesali


Melainkan untuk dipahami,

lalu perlahan dilepaskan


Jadi, jika malam ini

kenangan itu datang lagi,

tak apa


Duduklah sebentar bersamanya,

tanpa melawan


Lalu biarkan ia pergi

dengan tenang


Seperti malam

yang pada akhirnya

akan tetap digantikan pagi 

Jumat, 27 Maret 2026

Muka Dua

Hati-hati!


Tidak semua yang tampak baik

benar-benar tulus


Ada yang tersenyum

saat berhadapan denganmu,

berbicara seolah peduli,

namun diam-diam

membawa ceritamu ke arah lain


Yang di depan terasa hangat,

di belakang bisa berubah

menjadi sesuatu yang berbeda


Ia tidak datang

dengan wajah kasar

atau kata yang melukai


Justru sering kali

ia hadir sebagai yang paling ramah,

paling mudah dipercaya


Dan di situlah letak bahayanya


Bukan pada yang jelas-jelas menjauh,

melainkan pada yang dekat

namun tak benar-benar menjaga


Maka jangan hanya

menilai dari senyum


Perhatikan bagaimana

ia menjaga cerita,

bagaimana ia bersikap

saat kau tak ada


Sebab tidak semua

yang mendekat

datang untuk melindungi


Ada yang cukup pandai

menyembunyikan maksudnya

di balik kebaikan yang terlihat

Hadir (2)

Yang tampak kuat

tetap membutuhkan seseorang

untuk menguatkannya


Yang selalu terlihat bersemangat

kadang juga perlu

diingatkan untuk tetap percaya


Bahkan yang dianggap paling mengerti

sesekali masih perlu

dipeluk oleh pengertian


Mungkin karena itu

ada yang dihadirkan

untuk saling menguatkan


Agar yang berat

tidak dijalani sendirian


Sebab saudara dalam hidup

bukan sekadar teman perjalanan,

melainkan amanah

yang dititipkan pada hati kita


Jika tak selalu bisa hadir,

setidaknya

sebutlah namanya pelan-pelan

dalam doa

di ujung sajadahmu