kita perlu
berjumpa kembali
dengan diri sendiri.
Bukan dengan
segala luka
yang pernah singgah.
Bukan pula
dengan semua
yang pernah hilang.
Melainkan dengan diri
yang masih memiliki
harapan untuk bertumbuh.
Masa lalu
memang ikut
membentuk langkah kita.
Ia mengajarkan
cara bertahan,
cara memahami,
dan cara memandang hidup
dengan lebih dewasa.
Namun luka
bukanlah nama
yang harus terus
kita sandang.
Ia adalah bagian
dari perjalanan,
bukan batas
bagi masa depan.
Masih ada
banyak kemungkinan
yang belum dijalani.
Masih ada
begitu banyak ruang
untuk menjadi
pribadi yang lebih baik,
lebih tenang,
dan lebih utuh.
Sebab pada akhirnya,
kita bukan hanya
hasil dari
apa yang pernah terjadi.
Kita juga adalah
pilihan-pilihan baik
yang terus kita ambil
setiap hari.
Dan mungkin,
versi terbaik
dari diri kita
bukanlah
yang telah lewat,
melainkan
yang sedang
pelan-pelan
kita tumbuhkan
mulai hari ini.