Berhentilah menjelaskan dirimu
kepada mereka yang memang tak ingin mengerti.
Ada hal-hal yang hanya dipahami oleh jiwa
yang lapangnya sebanding dengan luka-lukamu.
Dan bukan kewajibanmu membuat semua orang paham
mengapa kamu menjaga diri,
mengapa kamu berhenti bertahan,
atau mengapa kamu memilih pergi.
Hargai mereka yang hadirnya menenangkan,
yang meminjamkan bahu
tanpa membuatmu merasa berhutang,
yang tinggal bukan karena butuh sesuatu,
melainkan karena ingin melihatmu baik-baik saja.
Mereka sedikit.
Langka seperti oase.
Selain mereka,
biarkan saja menjauh.
Jangan menagih kesetiaan
dari hati yang tak pernah berniat tinggal.
Jangan meminta pengertian
dari jiwa yang sibuk dengan dirinya sendiri.
Tidak semua orang jahat.
Sebagian hanya memang bukan bagian dari perjalananmu.
Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan
pada yang tak menghargai hadirmu,
terlalu berharga untuk diberikan
pada yang hanya mengisi ruang,
namun tak pernah mengisi hati.