Tahukah,
ada hari yang terasa begitu sendu
dalam kehidupan manusia
hari ketika hati seperti retak
tanpa suara.
Kita merasa kehilangan.
Seolah ada yang terlepas
dari genggaman yang sudah lama dijaga.
Namun di sela-sela patah itu,
doa menjadi lebih jujur.
Tawakal tumbuh tanpa diminta.
Air mata yang jatuh
membawa nama-Nya lebih sering dari biasanya.
Kita mungkin kehilangan seseorang,
tetapi justru dalam ruang kosong itu
kita menemukan kembali
Sang Pemilik segala yang pernah kita miliki.
Dan ketika disadari pelan-pelan,
bukankah ada teduh yang menyusup?
Bahwa yang pergi hanyalah titipan,
sedang Dia tetap tinggal.
Tidakkah kesadaran itu
perlahan meredakan hatimu