Bapak adalah cahaya dalam keluarga. Kehadirannya selalu diharapkan. Kasih sayangnya adalah pelita kehidupan.
Bapak adalah sosok yang telah berkorban untuk keluarga. Dialah yang telah berusaha untuk membimbingmu dengan tidak pernah lelah. Dialah yang selalu mengharapkan kebaikanmu dengan penuh ketulusan. Ia mengorbankan dirinya untukmu, untuk menebus kebahagiaanmu. Dialah Bapak. Yang Allah telah mewasiatkan kepadamu agar berbakti kepadanya.
Ia melawan kerasnya kehidupan, bertarung mencari nafkah. Semuanya demi kebahagiaanmu. Demi untuk melihat senyumanmu.
Betapa sering ia terbangun di tengah gelapnya malam untuk mendoakanmu, sementara engkau tidak tahu. Engkau sedang tidur pulas dalam impianmu. Betapa sering air matanya mengalir seraya memohon kepada yang kuasa “Ya Rabb, yang penting anakku menjadi anak yang berhasil. Yang menggapai cita-citanya.” Sementara engkau tidak tahu.
Lihatlah, ia harus keluar bekerja di pagi hari demi untuk membahagiakanmu. Ia harus pulang di malam hari, tidak sempat istirahat, ia bekerja menempuh jarak yang begitu jauh. Semuanya demi kebahagiaanmu.
Meski pujian setinggi langit dan puisi indah terangkai, tetap tidak bisa membalas hak Bapak yang begitu agung. Dialah sosok yang menjadi tumpuanmu tatkala engkau masih kecil dan tatkala engkau remaja. Tatkala semua orang di sekelilingmu meninggalkanmu dan tidak memperdulikanmu. Dialah tanda ketentraman dan keamanan dalam keluarga.
Selamat Ulang Tahun Papa. Semoga Allah senantiasa melindungimu & memberikan keberkahan padamu.
رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” [Al-Isra: 24]