Senin, 08 Juni 2026

Nanti

Nanti, 
ketika kamu bertemu seseorang yang emosinya tenang,

kamu akan menyadari 
bahwa kenyamanan ternyata sesederhana merasa didengar.

Tidak perlu takut 
setiap percakapan berubah menjadi pertengkaran.
Tidak perlu cemas 
setiap perbedaan pendapat berakhir dengan saling melukai.

Bersamanya, 
kamu bisa menyampaikan isi hati tanpa merasa kecil.
Bisa menjelaskan tanpa harus membela diri terus-menerus.
Bisa melakukan kesalahan tanpa takut dihakimi.

Bukan karena ia selalu benar.
Tetapi karena ia memahami 
bahwa setiap manusia memiliki hari-hari yang sulit.

Ia juga bisa marah.
Ia juga bisa kecewa.

Namun ia tidak membiarkan 
emosinya mengambil alih cara ia memperlakukan orang lain.

Ia memilih menenangkan diri sebelum berbicara.
Memilih memahami sebelum menyimpulkan.
Dan memilih menyelesaikan masalah daripada memperbesar luka.

Saat bertemu orang seperti itu,
kamu akan mengerti bahwa ketenangan bukanlah sifat yang biasa saja.

Ia adalah tempat di mana orang lain merasa aman untuk menjadi manusia.

Tidak ada komentar: