dengan cara yang sama.
Ada yang berbicara dengan kita
ketika ia sedang memiliki waktu.
Dan ada yang memilih
meluangkan waktunya,
meski hari-harinya juga dipenuhi
oleh berbagai urusan.
Sebab perhatian
tidak selalu hadir dalam hal-hal yang besar.
Kadang ia hanya berupa
sapaan sederhana,
pertanyaan tentang kabar,
atau kesediaan untuk mendengarkan
ketika hari sedang terasa berat.
Karena pada akhirnya,
bukan tentang siapa yang memiliki lebih banyak waktu.
Melainkan tentang siapa
yang dengan tulus menyediakan sebagian waktunya
untuk tetap hadir.
Dan betapa hangatnya,
ketika di tengah kehidupan yang terus berjalan,
masih ada orang-orang
yang menyempatkan diri untuk mengingat,
untuk bertanya,
dan untuk menemani.
Maka hargailah kehadiran-kehadiran seperti itu.
Balaslah dengan ketulusan yang sama.
Luangkan pula waktumu,
sebagaimana mereka telah meluangkan waktunya.
Sebab yang membuat seseorang merasa berarti
bukanlah banyaknya kata yang diucapkan,
melainkan mengetahui
bahwa di tengah segala kesibukan,
namanya masih sempat diingat,
waktunya masih disempatkan,
dan kehadirannya tetap diberi ruang
bukan ketika waktu sedang lapang,
melainkan karena hati memilih peduli
di tengah kesibukan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar