yang rasanya seperti rumah.
Bukan karena mereka mampu
menghapus semua kesedihan,
atau selalu memiliki jawaban
untuk setiap persoalan.
Tetapi karena di dekat mereka,
kita tidak perlu terlalu sibuk
menjadi seseorang yang lain.
Tidak perlu selalu terlihat baik-baik saja.
Tidak perlu menyembunyikan lelah.
Dan tidak perlu takut
jika sesekali hati sedang rapuh.
Mereka hadir dengan sederhana.
Dengan kesediaan untuk mendengar.
Dengan pengertian
yang tak selalu membutuhkan banyak kata.
Dan dengan penerimaan
yang membuat kita merasa aman
untuk menjadi diri sendiri.
Mungkin itulah salah satu kehangatan
yang paling indah dalam hidup.
Ketika seseorang tidak datang
untuk mengubah siapa diri kita,
melainkan memilih tetap tinggal,
tetap memahami,
dan tetap menyediakan ruang,
bahkan setelah melihat
bagian-bagian diri kita
yang tidak selalu kuat.
Sebab ada kehadiran-kehadiran tertentu
yang tidak banyak membuat gaduh,
namun diam-diam membuat hati merasa tenang.
Seperti pulang,
setelah perjalanan yang panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar