agar dapat didengar.
Sebab tidak semua yang keras
akan lebih sampai ke hati.
Ada kalanya,
kata-kata yang diucapkan dengan tenang
justru memiliki tempat yang lebih lama
dalam ingatan seseorang.
Mereka tidak memaksa.
Tidak melukai.
Tidak berusaha menang sendiri.
Mereka hadir dengan kelembutan,
lalu bekerja perlahan
di dalam hati yang mendengarnya.
Seperti hujan yang turun
tanpa banyak suara.
Ia tidak datang dengan gemuruh.
Namun darinyalah
tanah yang kering menjadi subur,
daun-daun kembali segar,
dan bunga-bunga menemukan caranya
untuk mekar.
Begitu pula dengan perkataan yang baik.
Ia tidak perlu nyaring
untuk menjadi bermakna.
Tidak perlu keras
untuk menjadi kuat.
Karena sering kali,
yang benar-benar mengubah seseorang
bukanlah suara yang paling lantang,
melainkan kata-kata yang diucapkan
dengan kebijaksanaan,
dengan ketulusan,
dan dengan hati yang penuh kebaikan.
Maka jagalah kalimatmu.
Lembutkan tutur katamu.
Sebab setiap kata
adalah benih yang ditanam
di hati orang lain.
Dan betapa indahnya,
jika yang tumbuh darinya
adalah ketenangan,
pengertian,
dan kebaikan yang terus berbunga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar