hal-hal yang paling indah dalam hidup
tidak selalu dapat dilihat oleh mata,
dan tidak selalu dapat didengar oleh telinga.
Ia tidak selalu datang dengan gemerlap,
tidak pula selalu hadir dengan suara yang riuh.
Kadang ia hanya berupa ketenangan
yang singgah setelah hari yang panjang.
Kadang ia berupa doa yang dijawab perlahan,
pelukan yang menenangkan,
atau kehadiran seseorang
yang membuat kita merasa tidak sendirian.
Dan anehnya,
hal-hal seperti itu
sering kali tidak banyak bercerita tentang dirinya.
Ia hanya datang,
lalu diam-diam membuat hati merasa cukup.
Lalu diam-diam membuat kita bersyukur
atas hal-hal yang selama ini mungkin luput kita sadari.
Sebab tidak semua yang baik
meminta untuk dipuji.
Tidak semua yang indah
harus dimiliki oleh banyak orang.
Ada yang cukup tinggal
di dalam rasa syukur,
di dalam ketulusan,
dan di dalam kasih sayang
yang tidak menuntut untuk selalu dimengerti.
Dan mungkin,
hal-hal terbaik dalam hidup ini
memang bukan yang paling mudah dilihat.
Melainkan yang paling lama tinggal
di dalam hati.
Seperti hujan yang telah berlalu,
namun kesejukannya
masih tertinggal pada daun-daun.
Seperti senja yang telah pergi,
namun kehangatannya
masih tersimpan dalam kenangan.
Dan seperti kebaikan-kebaikan kecil
yang tak banyak diketahui orang,
namun selalu menemukan jalannya
untuk membuat hati merasa cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar