Kamis, 05 Maret 2026

Kamis yang Mengingatkan

 Kamis datang

dengan langkah yang hampir tak terdengar,

seperti seseorang

yang takut membangunkan kenangan.

 

Ia menyelip di antara pagi

dan secangkir teh yang mendingin,

menyisakan sehelai sunyi

yang entah milik siapa.

 

Kamis selalu terasa

seperti jeda yang tertunda

bukan akhir,

bukan juga awal

hanya ruang kecil

untuk menata napas sendiri.

 

Di luar, daun-daun bergerak perlahan,

seolah membaca arah angin

yang tak pernah pasti.

 

Dan ketika siang tiba,

aku mengerti

Kamis hanyalah pengingat

bahwa waktu berjalan pelan

bila kita mau mendengarnya,

dan tergesa

hanya jika kita memaksanya.

Tidak ada komentar: