Selasa, 10 Maret 2026

Laki-Laki Bercerita

Banyak laki-laki tumbuh

di bawah langit nasihat yang hampir sama:

air mata sebaiknya disimpan,

kekuatan adalah diam yang panjang,

masalah cukup disimpan sendiri.


Pelan-pelan mereka belajar

menyimpan perasaan seperti awan

yang menahan hujan di langitnya sendiri.

Sedih dipendam,

takut disembunyikan,

lelah dianggap sesuatu yang biasa saja.


Padahal bercerita bukanlah tanda lemah.

Ia hanya cara hati

mencari ruang untuk bernapas.


Mengakui bahwa diri kadang rapuh

bukan membuat seseorang berkurang,

justru membuatnya lebih manusia.


Cerita itu pun tak harus kepada banyak orang.

Kadang cukup satu tempat yang terasa aman,

satu orang yang mau mendengar tanpa menghakimi.

Sedikit demi sedikit saja,

seperti membuka jendela

agar udara bisa masuk perlahan.


Dan barangkali,

jika lebih banyak laki-laki berani melakukan itu,

akan ada lebih banyak hati

yang mengenal dirinya dengan lebih baik,

lebih tenang,

lebih utuh,

dan lebih lembut bagi orang-orang di sekitarnya.

Tidak ada komentar: