Padahal kamu sendiri sedang tidak baik-baik saja.
Hati terasa penuh,
seperti menyimpan banyak hal yang belum sempat dibereskan.
Napas kadang tertahan pelan,
pikiran sibuk menenangkan luka
yang bahkan belum sempat benar-benar pulih.
Namun kamu tetap hadir.
Tetap mencoba terlihat utuh.
Tetap berusaha mengerti orang lain,
menjaga perasaan mereka,
membaca suasana dengan hati-hati
sementara perasaanmu sendiri
kau letakkan di urutan terakhir.
Kamu tersenyum meski lelah.
Mengangguk meski ingin berhenti sejenak.
Memeluk orang lain,
padahal di dalam hati
kamu juga ingin dipeluk dan ditenangkan.
Dan ketika suatu waktu kamu tak lagi mampu menahan,
tak semua orang menyadari
bahwa selama ini kamu sedang bertahan
dengan sisa tenaga yang ada.
Kalau hari ini kamu merasa rapuh,
itu tidak apa-apa.
Mungkin kamu hanya terlalu lama
menjadi kuat untuk banyak orang,
tanpa sempat memberi ruang
untuk dirimu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar