Semangat pagi.
Keseimbangan hidup
sering kali disangka
sekadar membagi waktu
antara pekerjaan ini
dan pekerjaan itu.
Padahal bukan hanya soal itu.
Ia juga tentang
memberi ruang pada tubuh
yang sesekali perlu beristirahat,
memberi arah pada akal
yang terlalu lama dipenuhi pikiran,
dan memberi tenang pada hati
yang sering berjalan
tanpa sempat didengar.
Ada hari-hari
ketika fisik masih kuat,
namun pikiran lelah
oleh terlalu banyak yang dipikirkan.
Ada juga waktu
ketika logika terasa tajam,
tetapi hati justru terasa hampa.
Akhirnya seseorang
tetap sibuk bekerja,
tetap bergerak dari satu hal ke hal lain,
namun perlahan lupa
untuk apa semua itu dijalani.
Mungkin karena itu
keseimbangan hidup
bukan tentang melakukan
banyak hal sekaligus.
Melainkan tentang memahami
apa yang sedang membutuhkan perhatian:
tubuh yang lelah,
pikiran yang penat,
atau hati yang sedang mencari tenang.
Ketika semuanya diberi ruang,
hidup tidak hanya menjadi produktif
tetapi juga terasa lebih utuh
dan penuh makna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar