Jumat, 13 Maret 2026

Sampai Kapan

Untuk kamu

yang diam-diam masih bertanya,

sampai kapan?


Ada hari-hari

yang terasa panjang sekali—

lelah bukan hanya di tubuh,

tetapi juga menetap di pikiran.


Senyum terasa mahal,

doa seperti menggantung

di langit

yang belum memberi jawaban.


Kadang kamu berkata pelan

pada diri sendiri:

mungkin ini yang terakhir.


Namun pagi datang lagi

dengan beban yang tidak selalu

lebih ringan.


Lalu muncul kalimat

yang menguji hatimu:

aku tidak sanggup lagi.


Tapi percayalah,

itu bukan tanda kamu lemah.


Itu hanya tanda

bahwa kamu manusia

yang sudah terlalu lama

berjuang.


Hari ini

kamu boleh mengakui lelah.


Namun jika kamu melihat

lebih dalam,

ada satu hal

yang mungkin luput disadari:


kamu masih berdiri.


Mungkin masalahnya

belum selesai,

tetapi dirimu

tidak lagi sama.


Ada hati

yang kini lebih tahu

cara menenangkan luka,

lebih mengerti

cara bertahan lebih lama.


Maka mungkin

pertanyaannya perlahan berubah—


bukan lagi

sampai kapan ini berakhir,


melainkan:


*sejauh apa aku

sudah bertumbuh

di dalamnya.*


Sebab bertanya

bukan berarti kehilangan percaya.


Sering kali

itu hanya jeda kecil

sebelum seseorang

menemukan kembali

kekuatan untuk berjalan

Tidak ada komentar: