Ada seseorang
yang hari-harinya terasa berat,
namun senyumnya
tetap hadir
seperti tidak terjadi apa-apa
Yang sedih disimpannya rapi,
yang letih disusunnya diam-diam,
sementara doanya
naik perlahan,
lirih,
namun penuh yakin
Di dalam hatinya
ada bisikan yang sederhana:
karena Engkau,
tidak ada yang perlu terlalu ditakuti
Masa depan tak lagi menggentarkan,
masa lalu tak lagi membelenggu,
dan hampa
tak sempat tinggal terlalu lama
Ia berjalan
bukan karena segalanya mudah,
melainkan karena
ia tahu kepada siapa
harus kembali
Sebab apa yang diyakini
akan mempertemukan
pada yang dijanjikan
Apa yang dicari
akan menemukan jalannya
menuju pertemuan itu
Namun tidak semua
yang tahu
benar-benar menjalani
Sebagian hanya tinggal di pikiran,
sebagian berhenti di kata-kata,
dan yang benar-benar hidup
justru yang diam-diam diamalkan
Mereka yang demikian,
sering tak tampak
Tidak ramai,
tidak sibuk dipuji,
tidak pula dikenal banyak orang
Namun di situlah
ketenangan itu tinggal
Pada hati yang tersembunyi,
yang cukup
dengan diketahui oleh-Nya saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar