Tidak perlu terburu-buru bangkit.
Setelah remuk,
setelah lelah,
setelah hati dan tubuhmu terasa hancur,
kau akan sangat membutuhkan sisa-sisa hidupmu itu.
Sisa yang rapuh,
sisa yang tersisa dari langkah-langkah yang pernah kau ambil,
untuk perlahan-lahan dirangkai kembali.
Bangkit itu bukan soal cepat atau lambat,
tapi tentang memberi waktu bagi hatimu
untuk menenangkan diri,
dan memberi ruang bagi hidupmu untuk bernapas lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar