Kamis, 15 Oktober 2026

Merencanakan, Lalu Berserah

Kita boleh menyusun rencana,
menghitung langkah,
dan menyiapkan jalan
menuju sesuatu yang kita harapkan.

Kita boleh berusaha sebaik mungkin,
menanam keyakinan,
dan merawat harapan
agar tetap tumbuh dalam perjalanan.

Namun, hidup tak selalu berjalan
mengikuti arah yang kita gambarkan.
Ada pintu yang terbuka,
ada jalan yang berubah,
dan ada keinginan
yang harus kita lepaskan perlahan.

Sebab kita bisa memilih langkah,
tetapi tak selalu bisa menentukan
ke mana setiap langkah akan membawa kita.

Seperti seseorang yang menempuh perjalanan,
kita bisa menentukan arah dan tujuan,
tetapi tak selalu bisa mengatur cuaca,
atau memastikan jalan
akan terbentang seperti yang kita bayangkan.

Maka, berusahalah tanpa merasa
harus mengendalikan segalanya.
Berharaplah tanpa menggantungkan
seluruh bahagia pada hasilnya.

Sebab ikhtiar adalah bagian kita,
sedangkan hasil akhirnya
tak selalu berada dalam genggaman.
Lakukan yang bisa kita upayakan,
serahkan yang tak mampu kita pastikan,
dan percayalah kepada Allah
yang mengetahui apa yang belum kita pahami.

Barangkali, ketenangan tumbuh
ketika kita berhenti memaksa
semua hal berjalan sesuai keinginan,
lalu belajar menerima
bahwa tidak semua yang berbeda dari rencana
berarti berakhir dengan sia-sia.

Tidak ada komentar: