Selasa, 02 Juni 2026

Lembutkan Dengan Kasih

Jika ada hati yang memandang dengan kebencian,
lembutkanlah ia dengan kasih dan ketenangan.

Jika ada hati yang terluka
karena sikap dan lisanku,
sembuhkanlah perihnya,
dan ajarkan aku untuk lebih berhati-hati dalam bertutur.

Dan jika ada hati yang ingin menyakiti diriku,
maka jauhkanlah dengan cara yang baik,
tanpa dendam, tanpa luka yang berkepanjangan.

Semoga hati-hati kami ditenangkan,
dijauhkan dari prasangka,
dan dipertemukan kembali
dalam damai, atau dipisahkan pun
dengan tetap saling terjaga.

Perbedaan Cara Memandang

Ada perbedaan cara memandang hidup.

Sebagian orang melihat waktu
sebagai sesuatu yang paling berharga.
Mereka rela melepas uang,
mengurangi hal-hal yang bersifat duniawi,
demi memiliki lebih banyak waktu
untuk hidup lebih sadar,
untuk berkembang,
untuk benar-benar hadir dalam setiap harinya.

Sementara yang lain,
tanpa sadar menukar waktu mereka
dengan hal-hal yang terus dikejar.
Hari demi hari dihabiskan
untuk mengumpulkan sesuatu,
namun lupa memberi ruang
untuk menikmati atau memahami.

Bukan semata tentang tinggi atau rendah,
melainkan tentang cara menghargai.

Karena uang bisa dicari kembali,
namun waktu yang sudah berlalu
tidak bisa diulang.

Pada akhirnya,
yang membedakan bukan seberapa banyak yang dimiliki,
melainkan seberapa bijak seseorang
menggunakan waktunya.

Penuh Cerita

Kemarin penuh cerita
ujian datang silih berganti,
seakan memberi jeda hanya sebentar
lalu kembali mengetuk dengan cara yang berbeda.

Ada lelah yang tak selalu terlihat,
ada hati yang dipaksa tetap kuat,
meski langkah sempat goyah
dan pikiran terasa penuh.

Namun waktu terus berjalan,
dan perlahan semuanya mereda
tidak hilang seketika,
tapi cukup untuk memberi ruang
agar hati kembali bernapas.

Semoga hari ini
membawa ketenangan yang lebih utuh,
menggantikan riuh yang sempat menetap,
dengan rasa yang lebih lapang.

Karena setelah rangkaian itu,
selalu ada jeda yang hadir diam-diam
dan di situlah kenyamanan terasa berbeda,
lebih hangat,
lebih dalam,
seolah mengingatkan
bahwa semua yang terjadi
tak pernah benar-benar sia-sia.