Tidak selalu tahu apa yang harus dikatakan.
Tidak selalu berusaha menyelesaikan semua masalah.
Ia hanya hadir. Mendengarkan.
Lalu, entah bagaimana,
membuat kita kembali mengingat siapa diri kita
sebelum hidup membuat semuanya terasa begitu rumit.
Ada teman yang tidak membawa jawaban.
Ia hanya mengingatkan untuk pulang kepada diri sendiri.
Mengingat apa yang penting.
Mengingat bahwa tidak semua hal harus dipikirkan sekaligus.
Dan bahwa di tengah segala yang berubah,
masih ada diri sendiri yang perlu dijaga.
Mungkin, itulah salah satu bentuk pertemanan yang paling indah.
Bukan seseorang yang selalu tahu bagaimana menyelamatkan kita.
Tetapi seseorang yang dengan kehadirannya mengingatkan,
bahwa terkadang yang paling kita butuhkan bukan jawaban.
Hanya jalan untuk kembali menjadi diri sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar