Selasa, 31 Maret 2026

Saya Belajar

Saya belajar...

Balas dendam terbaik itu, 

bukan membalas, 

melainkan memilih diam, 

lalu pelan-pelan melepaskan.  


Bukanberarti tak sakit, 

bukan pura-pura kuat, 

tapi memilih menitipkan luka 

pada Yang Maha Mengetahui. 

Karena hidup terlalu berharga 

untuk dihabiskan mengulang rasa yang sama.


Maka yang diperbaiki bukan orang lain, 

melainkan diri sendiri.  


Yang ditingkatkan bukan amarah, 

melainkan kualitas diri dan ketenangan hati.  


Sebabhati yang dipenuhi dendam 

tak pernah punya ruang 

untuk benar-benar tenang.  


Jadi melepaskan bukan karena mereka pantas dimaafkan, 

melainkan karena diri ini pantas untuk ringan.


Dan ketika berhenti mengejar balasan, 

akan ada ketenangan yang datang perlahan,

Mengganti riuh yang dulu memenuhi dada,

hingga fokus berubah.


Bukan lagi tentang "mengapa itu terjadi",

melainkan bagaimana setelah ini menjadi lebih baik.


Pelan...

Namun pasti...

Bismillah...

Tidak ada komentar: