Senin, 30 Maret 2026

Pulih

pulih itu pelan,

seperti senja

yang turun tanpa suara


tumbuh pun demikian,

seperti akar

yang bekerja diam-diam

di dalam tanah


ada bagian diri

yang pernah retak,

namun tetap dipaksa

tersenyum di permukaan


seolah kuat,

hingga lupa

bagaimana jujur

pada hati sendiri


padahal berantakan

adalah bagian dari manusia,

lelah

bukan sesuatu yang asing,

dan kecewa

hanyalah cara hidup

mengajari kita menerima


tersesat

bukan akhir,

ia hanya belokan

yang diam-diam

mengarah pulang


sebab bertumbuh

bukan tentang siapa

yang paling cepat sampai,

melainkan siapa

yang tetap berani melangkah

meski bayang masa lalu

sesekali datang menyapa


dan pulih

bukan tentang melupakan


melainkan tentang

berdamai perlahan,

hingga yang pernah melukai

cukup tinggal sebagai cerita


bukan lagi

sesuatu yang menyakitkan

Tidak ada komentar: