Mudik adalah tentang pulang
bukan hanya pada tempat,
tetapi pada rasa
yang lama tersimpan.
Ada langkah yang ditempuh jauh,
ada lelah yang rela dilalui,
hanya untuk sampai
pada satu pintu
yang selalu terasa rumah.
Di sana,
ada wajah-wajah yang dirindukan,
ada pelukan yang sederhana,
namun mampu meredakan
banyak hal yang tak terucapkan.
Mudik juga tentang kembali
menjadi diri yang lebih utuh
meninggalkan sejenak
hiruk-pikuk perantauan,
dan menemukan lagi
hangat yang sempat terjauhkan.
Sebab sejauh apa pun langkah pergi,
selalu ada jalan pulang
yang menunggu untuk ditempuh.
Dan di setiap kepulangan itu,
rindu menemukan tempatnya,
dan hati
pelan-pelan kembali tenang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar