Rabu, 18 Maret 2026

Pulang Kampung

Ada orang-orang

yang belum bisa pulang ke kampung halaman.


Bukan karena rindu mereka berkurang,

bukan pula karena rumah

tak lagi mereka ingat.


Kadang hanya karena hidup

sedang meminta mereka bertahan

sedikit lebih lama

di perantauan.


Ada yang tetap tinggal

sebab pekerjaan tidak bisa ditinggalkan

jika ia berhenti sejenak saja,

ada nafkah yang ikut berhenti.


Ada yang menunda pulang

karena ongkos perjalanan

terasa terlalu jauh untuk dijangkau.

Raganya memang tidak sampai,

namun hatinya

sering kali sudah lebih dulu

duduk di ruang rumah.


Ada juga yang memilih tetap di sini

agar orang tuanya tidak perlu melihat

betapa hidupnya

masih sedang berjuang.


Dan ada yang diam-diam menabung

untuk mimpi yang lebih besar:

rumah yang lebih layak bagi orang tua,

sekolah yang baik untuk adik,

atau masa depan

yang ingin ia bangun bagi keluarganya.


Maka tidak apa-apa

jika ada yang belum pulang.


Sebab pulang

bukan satu-satunya cara

untuk mencintai rumah.


Kadang bertahan di perantauan,

dengan rindu yang dijaga baik-baik,

juga merupakan bentuk cinta

yang tidak banyak orang lihat.


Jadi jika ada saudaramu

yang belum kembali ke rumah,

berbaik sangkalah kepadanya.


Barangkali setiap hari

ia sedang berusaha

agar suatu saat

kepulangannya

membawa kabar baik.

Tidak ada komentar: