setiap orang
memakai kacamatanya sendiri
dibentuk oleh pengalaman, harapan,
cara dibesarkan, jalan yang ia tempuh,
dan rumah tempat ia tumbuh
ada yang terbiasa
dengan hangatnya keluarga,
ada yang belajar kuat
dari kurangnya pelukan
ada yang diajarkan
berani bicara,
ada pula yang dibiasakan
diam dan menahan
maka apa yang terlihat jelas
di matamu,
belum tentu sama
di mata orang lain
karena kita
tidak lahir
dari cerita yang serupa
jangan tergesa menilai,
jangan memaksa
orang lain melihat
dari sudut pandangmu
sebab hidup
tak pernah hanya
dari satu sisi
belajarlah memahami
sebelum menghakimi
memberi ruang
pada perbedaan cara pandang
agar hati tetap lapang,
dan langkah
tak mudah dipenuhi prasangka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar