Kadang, ketika tak ditemukan cela
pada apa yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh,
kata-kata mulai diciptakan
ringan, tapi sengaja dijatuhkan
agar terdengar seperti kebenaran.
Isu beredar pelan-pelan,
menyusup di antara percakapan,
tumbuh dari hal yang tak pernah terjadi,
lalu dibesarkan
oleh yang memilih percaya
tanpa sempat memahami.
Sementara yang berjalan lurus
tetap di tempatnya
membawa kerja yang nyata,
dan diam yang tak pandai membela diri
dengan cara yang sama.
Memang ada godaan
untuk membalas,
untuk ikut masuk
ke dalam riuh yang mereka ciptakan
namun tidak semua suara
perlu dijawab.
Sebab ada yang lebih perlu dijaga
dari sekadar menang dalam perdebatan:
cara melangkah,
cara menjaga diri
tetap utuh.
Maka biarkan saja
yang ringan itu lewat bersama angin,
dan tetaplah berjalan
seperti semula
tenang,
jujur,
dan setia pada yang dikerjakan.
Karena pada akhirnya,
yang akan tinggal bukanlah suara yang paling keras,
melainkan jejak yang paling nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar