Di bulan April yang perlahan kita jalani,
semoga bukan hanya kekuatan yang hadir,
tetapi juga ketenangan
untuk menerima hal-hal
yang tak sempat diubah.
Di antara hari-hari
yang tak selalu ramah,
semoga arah tetap terjaga,
dan harapan tak ikut pudar
hanya karena kenyataan
tak berjalan seperti rencana.
Semoga yang sempat retak
menemukan utuhnya kembali,
yang lelah diberi jeda,
dan yang hilang
diganti dengan yang lebih menenangkan.
Sebab pada akhirnya,
yang dibutuhkan bukanlah hidup yang sempurna,
melainkan hati yang cukup lapang
untuk tetap melangkah
di setiap keadaan.
Dan untuk segala yang diperjuangkan diam-diam,
semoga April menjadi ruang
yang pelan-pelan menyembuhkan,
menguatkan,
serta mengingatkan,
bahwa langkah ini
tak pernah benar-benar sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar