Dituduh itu tidak menyenangkan.
Apalagi jika kesalahan itu bahkan tak pernah dilakukan.
Ada sunyi yang tiba-tiba menetap di dada,
saat kata-kata orang lain
berlari lebih dulu
daripada kebenaran.
Langkah seakan terhenti sejenak,
hati diam-diam tahu
apa yang sebenarnya terjadi,
sementara sebagian dunia
memilih cerita yang berbeda.
Namun langkah tak perlu berhenti,
tetap berjalan sebagaimana mestinya
menjaga yang perlu dijaga,
merawat yang benar di dalam diri.
Sebab ada integritas
yang tak perlu diumumkan,
cukup dijalani dengan tenang,
dan kebaikan
yang tak perlu dibalas,
cukup diteruskan.
Mungkin memang begitu jalannya,
kebenaran sering berjalan pelan
menyusuri waktu,
hingga akhirnya sampai
pada hati yang benar-benar bersedia mengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar