Jumat, 19 Juni 2026

Menunggu Pagi

Seperti gelisah
yang menunggu pagi.
Di tengah malam
yang begitu pekat,
ada hati yang memilih terjaga.
Bukan karena tak mengenal lelah,
melainkan karena masih setia
menjemput cahaya,
menanti hari yang baru,
dan membawa harapan yang baru.

Di antara heningnya waktu,
ada doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus.
Ada harapan-harapan kecil
yang dijaga dengan sabar.
Dan ada keyakinan yang diam-diam dirawat,
bahwa segelap apa pun malam,
ia tidak akan tinggal selamanya.

Sebab pagi selalu memiliki caranya sendiri
untuk datang.
Dan bersama cahaya yang dibawanya,
selalu ada kesempatan baru
untuk memulai kembali.

Tidak ada komentar: