Kamis, 11 Juni 2026

Setia Pada Langkah Sendiri

Pada akhirnya,
hidup tidak selalu berjalan
sebagaimana yang kita harapkan.

Ada yang tiba lebih cepat.
Ada yang mendapat lebih banyak.
Ada yang terlihat begitu mudah
mencapai apa yang masih kita perjuangkan.

Dan kadang,
tanpa sadar,
kita terlalu lama memandang kehidupan orang lain,
hingga lupa melanjutkan langkah kita sendiri.
Padahal setiap orang
sedang berjalan pada waktunya masing-masing.

Dan hidup,
rupanya,
tidak pernah berjanji
akan membagi semuanya dengan ukuran yang sama.

Maka tak perlu terlalu sibuk
menghitung apa yang dimiliki orang lain.
Sebab bunga tidak pernah sedih
karena mekar lebih lambat dari yang lain.
Ia hanya tumbuh.
Pelan-pelan.

Dan ketika waktunya tiba,
ia akan mekar dengan caranya sendiri.
Keberhasilan orang lain
bukanlah tanda bahwa kita tertinggal.

Ia hanya pengingat
bahwa sesuatu yang baik
memang mungkin terjadi.

Dan mungkin,
hal yang paling perlu dijaga
bukanlah seberapa cepat kita sampai,
melainkan agar hati ini
tidak kehilangan syukur,
tidak kehilangan harapan,
dan tidak berhenti berjalan.

Sebab yang dapat kita lakukan
bukanlah mengatur jalan orang lain.
Kita hanya diminta
untuk setia pada langkah kita sendiri.
Dan bukankah itu sudah cukup?

Tidak ada komentar: