Rabu, 16 September 2026

Setiap Hari, Kamu Melawan Dirimu

Kita sering sekali terjebak 
dalam sebuah perbandingan yang tidak adil.
Kita melihat kelebihan orang lain,
lalu membandingkannya dengan sesuatu
yang masih kurang di dalam diri sendiri.

Mereka sudah sampai di sana.
Sementara kita merasa masih tertinggal di sini.
Mereka terlihat lebih berhasil.
Sementara kita hanya sibuk melihat
apa yang belum berhasil dilakukan.

Tanpa sadar,
cara membandingkan seperti ini
sering kali mencurangi diri sendiri.
Sebab kita tidak sedang melihat kehidupan secara utuh.

Kita hanya mengambil bagian terbaik dari hidup orang lain,
lalu mempertemukannya dengan bagian diri sendiri
yang paling membuat kita merasa kurang.
Dan dari situlah,
kita perlahan mulai merendahkan diri sendiri.

Bukan karena orang lain menganggap kita tidak cukup.
Melainkan karena kita sendiri
yang terus-menerus mengatakannya kepada diri.
Kita membiarkan diri ini menerima kata-kata
yang mungkin tidak akan
pernah berani kita ucapkan kepada orang lain.

"Kamu terlambat."
"Kamu kurang hebat."
"Lihat mereka, kenapa kamu belum bisa?"
Diulang lagi.
Dan lagi.

Sampai tanpa sadar,
kita menjadi orang yang paling sering
merendahkan diri sendiri.
Padahal hidup bukanlah tentang memenangkan
perbandingan dengan orang lain.

Sebab perjalanan mereka bukan perjalanan kita.
Yang lebih penting adalah melihat diri sendiri dan bertanya:
apakah hari ini aku sudah sedikit belajar?
Apakah ada sesuatu yang bisa diperbaiki?
Apakah aku sudah berjalan meski mungkin
belum secepat yang diharapkan?

Karena pada akhirnya,
hidup ini memang sebuah proses
untuk terus bertumbuh.
Bukan dengan menjadi lebih baik daripada semua orang,
tetapi dengan perlahan menjadi lebih baik
daripada diri sendiri yang kemarin.

Every day is you vs. you.
Always has been, and always will be.

Jadi mungkin,
tidak perlu terlalu sibuk melihat seberapa jauh
orang lain sudah berjalan.
Sesekali, lihatlah ke belakang.
Lihat dirimu yang beberapa waktu lalu.
Mungkin kamu belum sampai ke tempat yang ingin dituju.

Tetapi siapa tahu,
tanpa terlalu kamu sadari,
kamu sudah meninggalkan banyak hal 
yang dulu begitu sulit untuk dilewati.
Dan untuk hari ini,
mungkin itu sudah menjadi alasan yang cukup
untuk tetap melangkah.

Tidak ada komentar: