kita perlu
menatap diri sendiri
dengan lebih jujur.
Bukan melalui
luka yang pernah singgah.
Bukan pula
melalui kegagalan
yang pernah terjadi.
Melainkan melalui
harapan
yang masih tumbuh
di dalam hati.
Masa lalu
memang telah
membentuk sebagian diri kita.
Ia mengajarkan
tentang kehilangan,
kesabaran,
dan cara bertahan.
Namun masa lalu
bukanlah tempat
untuk menetap.
Ia hanyalah
bagian dari perjalanan,
bukan seluruh
identitas kita.
Sebab seseorang
tidak ditentukan
oleh apa yang pernah melukainya.
Melainkan oleh
apa yang ia pilih
untuk menjadi
setelah semua itu.
Maka jangan biarkan
luka-luka lama
menjadi batas
bagi langkahmu hari ini.
Masih ada ruang
untuk berubah.
Masih ada kesempatan
untuk bertumbuh.
Dan masih ada
begitu banyak hari
yang menunggu
versi dirimu
yang lebih bijaksana,
lebih tenang,
dan lebih utuh.
Karena pada akhirnya,
masa lalu
boleh membentukmu,
tetapi bukan
yang menentukan
ke mana hidupmu
akan menuju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar