Sabtu, 11 Juli 2026

Menerima Dan Tetap Melangkah

Ada masa
ketika hidup
tidak meminta kita
untuk segera pulih.
Ia hanya meminta
agar kita tetap melangkah.
Pelan.
Setenang yang kita mampu.

Sebab tidak semua luka
harus dipaksa
cepat menghilang.
Ada yang perlahan mereda
bersama waktu.
Ada yang berubah
menjadi pelajaran.
Dan ada yang tetap tinggal,
namun tak lagi
melukai dengan cara yang sama.

Maka tak mengapa
jika malam ini
hati masih terasa berat.
Tak mengapa
jika sesekali
kenangan masih datang
mengetuk pelan.

Yang terpenting,
langkahmu
tidak berhenti.
Satu malam
berganti malam.
Satu doa
menemani doa berikutnya.

Dan tanpa banyak disadari,
napas mulai terasa lebih lega.
Hati
perlahan menjadi lapang.
Harapan
kembali menemukan
tempatnya.

Bukan karena
semua persoalan
telah selesai.
Melainkan karena hati
telah belajar
menerima,
bertahan,
dan mempercayai waktu.

Lalu pada suatu malam,
ketika mengenang
semua yang pernah dilewati,
akan ada senyum kecil
yang tumbuh tanpa diminta.

Menyadari bahwa
bagian yang dulu
terasa paling berat,
ternyata telah lama
berhasil dilalui.

Dan sejak saat itu,
hidup mungkin
belum menjadi lebih mudah.
Namun hati
telah menjadi lebih kuat,
lebih tenang,
dan lebih lembut
dalam menjalaninya.

Tidak ada komentar: