tak selalu mampu menghidupkan
bunga yang telah lama layu.
Seindah apa pun mentari terbit,
cahayanya tak akan terlihat
oleh mata yang tak mampu memandang.
Begitu pula kebaikan yang kita berikan.
Tidak selalu sampai sebagaimana harapan kita.
Ada hati yang belum mampu menerima,
ada pula yang tak lagi melihat
ketulusan di balik sebuah perbuatan.
Namun, jangan biarkan hal itu
membuatmu berhenti berbuat baik.
Lakukanlah dengan ikhlas,
sebab setiap kebaikan tetap memiliki arti,
meski tak selalu mendapat balasan
atau dipahami dengan cara yang sama.
Kita tak pernah benar-benar tahu
apa yang sedang berlangsung di hati seseorang.
Dan membolak-balikkan hati manusia
bukanlah kuasa kita.
Cukuplah terus memperbaiki diri,
sebab bagi-Nya, segala sesuatu begitu mudah.
Jagalah dirimu, jagalah hatimu.
Tetaplah berbuat baik tanpa menuntut balasan.
Sebab ketulusan tak selalu harus dibalas
dengan ketulusan yang serupa.
Biarlah kebaikan tumbuh
dari hati yang lapang,
dari niat yang terjaga,
dan dari langkah-langkah sederhana
yang dilakukan tanpa pamrih.
Karena pada akhirnya,
nilai sebuah kebaikan
bukan hanya tentang bagaimana manusia menerimanya,
tetapi juga tentang ketulusan
yang menyertai saat kita melakukannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar