menuju sesuatu yang berarti.
Seperti benih yang harus menembus tanah
sebelum mengenal cahaya,
ada masa ketika hidup meminta kita
untuk bertahan sedikit lebih lama,
melangkah sedikit lebih jauh,
dan percaya bahwa kesulitan
tak selalu datang untuk menjatuhkan.
Kita perlu belajar mendisiplinkan diri,
menepati janji yang kita buat sendiri,
dan tetap bergerak meski hati sesekali ingin berhenti.
Sebab jika hari ini kita selalu memilih jalan yang paling mudah,
mungkin esok kita akan mendapati
bahwa jalan yang lebih berat telah menunggu di hadapan.
Namun, menjadi keras terhadap diri sendiri
bukan berarti harus berhenti memahami
bahwa kita juga manusia
yang bisa lelah dan membutuhkan jeda.
Bahkan pohon pun tak tumbuh
dengan menarik rantingnya sendiri.
Ia tumbuh perlahan,
menguatkan akar dalam gelap,
hingga suatu hari mampu bertahan
ketika angin datang lebih kencang.
Maka, belajarlah tegas tanpa membenci diri,
beristirahat tanpa merasa kalah,
dan bangkit tanpa harus menyangkal
bahwa perjalanan ini kadang melelahkan.
Sebab tekanan bukan selalu pertanda
bahwa kita sedang berada di jalan yang salah.
Kadang, ia adalah kesempatan
untuk mengenal kekuatan
yang belum pernah kita temukan dalam diri.
Bertumbuh bukan tentang memaksa diri
menjadi kuat setiap waktu,
melainkan belajar tetap melangkah
tanpa kehilangan kelembutan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar