Dan mungkin,
kita memang tak pernah dijanjikan
jalan yang sama panjangnya.
Ada yang sampai lebih dahulu,
ada yang melangkah dengan lebih mudah,
ada pula yang tampak begitu jauh di depan kita.
Tak apa.
Biarkan setiap orang menemukan waktunya sendiri.
Langit tak pernah meminta semua bintang
menyala pada saat yang bersamaan.
Maka, jangan terlalu lama
memandangi perjalanan orang lain,
sampai lupa bahwa langkahmu sendiri
juga sedang menuju suatu tempat.
Sebab yang perlu kaujalani bukanlah kisah mereka,
melainkan perjalananmu sendiri,
dengan segala belokan,
persimpangan,
dan waktu yang menyertainya.
Pelan saja.
Tak perlu tergesa-gesa.
Kau tak harus sampai lebih dahulu
hanya untuk membuktikan
bahwa hidupmu berjalan dengan baik.
Ada hal-hal yang tumbuh perlahan,
ada harapan yang membutuhkan waktu,
dan ada jalan yang baru terlihat
setelah kita bersedia terus melangkah.
Jadi, berbaik hatilah kepada dirimu sendiri.
Tak semua yang belum tiba
berarti tak akan pernah datang.
Dan tidak semua yang terlambat
berarti kehilangan arah.
Mungkin, hidup hanya sedang mengajarimu
bahwa setiap perjalanan memiliki waktunya sendiri,
dan tak semua yang berharga
harus sampai lebih dahulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar