Maka mungkin,
yang paling sederhana yang bisa kita lakukan
adalah menjalaninya dengan baik.
Bukan karena setiap kebaikan akan kembali kepada kita,
melainkan karena hidup ini terlalu berharga
untuk dihabiskan dengan menyakiti orang lain.
Biarkan orang lain menjalani jalannya sendiri.
Tidak semua pintu perlu kita ketuk.
Tidak semua cerita perlu kita masuki.
Dan tidak perlu membuat orang lain menjadi kecil
agar kita merasa lebih tinggi.
Kita tidak pernah tahu berapa panjang waktu yang Allah titipkan.
Kesempatan mungkin datang
berulang kali,
tetapi kesempatan untuk mengulang hidup yang sama
tidak pernah diberikan.
Maka selama masih ada hari yang bisa kita jalani,
bangunlah nama yang baik.
Tinggalkan jejak yang membuat orang lain
mengingat kita dengan hangat,
bukan dengan luka.
Sebab pada akhirnya,
yang paling berarti bukan seberapa jauh
kita pernah mengusik kehidupan orang lain,
melainkan seberapa baik kita telah merawat
kehidupan yang Allah titipkan
kepada kita.
Hidup hanya sekali.
Semoga ketika waktunya pulang,
kita tidak membawa banyak penyesalan
tentang hati yang pernah kita lukai,
melainkan cukup banyak kebaikan
untuk membuat perjalanan ini
layak dikenang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar