Rabu, 23 September 2026

Sibuk Melihat Orang Lain

Profesi sebagian orang di zaman sekarang
barangkali bukan sesuatu yang tercantum di kartu nama.
Sibuk memonitor hidup orang lain.
Pandai mencari tahu kekurangan.
Cepat menemukan kesalahan,
dan begitu mudah membicarakan
apa yang seharusnya menjadi urusan orang lain.

Menariknya,
semakin jauh ia melihat kehidupan orang lain,
semakin lupa ia melihat dirinya sendiri.
Padahal setiap orang punya cukup banyak hal
untuk dibenahi dalam hidupnya.
Ada sikap yang perlu diperbaiki.
Ada kesalahan yang perlu diakui.
Ada luka yang perlu diselesaikan.
Ada waktu yang seharusnya digunakan untuk bertumbuh.

Mungkin kita memang tidak bisa menghentikan orang lain
untuk membicarakan kehidupan kita.
Tetapi kita selalu punya pilihan
untuk tidak melakukan hal yang sama.
Sebab hidup akan terasa lebih ringan ketika kita berhenti sibuk
menghitung kekurangan orang lain,
lalu mulai memperhatikan
apa yang masih kurang dalam diri sendiri.

Pada akhirnya,
kita tidak diminta untuk menjadi pengawas 
kehidupan orang lain.
Kita hanya perlu cukup sibuk
menjadi manusia yang lebih baik dari diri kita yang kemarin.

Tidak ada komentar: