Jumat, 25 September 2026

Orang-Orang Disekitar Kita

Kita sering mengira bahwa kita tumbuh sendirian.
Padahal tanpa banyak disadari,
ada orang-orang di sekitar kita
yang ikut mengajarkan cara memandang kehidupan.

Duduk bersama mereka yang tenang,
mungkin membuat kita belajar 
untuk tidak tergesa-gesa.
Berjalan bersama mereka
yang tidak mudah menyerah,
mungkin membuat kita
ingin membuka lebih banyak pintu.
Dan terlalu lama berada di antara keluhan dan sinisme,
mungkin membuat kita
pelan-pelan melihat dunia dengan cara yang sama.

Bukan karena kita harus menjadi seperti mereka.
Hanya saja,
apa yang terlalu sering kita dengar lama-lama terasa biasa.
Apa yang terlalu sering kita lihat 
perlahan menjadi cara kita melihat.

Seperti berada di dekat penjual minyak wangi.
Kita tidak harus membeli apa-apa
untuk membawa pulang aromanya.
Kadang cukup duduk di dekatnya,
dan wangi itu telah melekat
pada pakaian kita.

Begitu pula sebaliknya.
Ada tempat-tempat
yang tidak perlu kita datangi terlalu lama,
sebab panasnya bisa ikut membakar,
dan asapnya bisa tinggal lebih lama dari yang kita kira.

Mungkin karena itu,
memilih siapa yang kita dekatkan
bukan tentang mencari orang-orang yang sempurna.
Melainkan menemukan
orang-orang yang membuat kita
ingin menjadi lebih baik,
lebih jujur,
lebih lapang dalam melihat kehidupan.

Sebab kita tidak pernah benar-benar tahu
ke mana sebuah pertemanan
akan membawa kita.
Tetapi perlahan,
kita menjadi seperti apa yang setiap hari
kita izinkan berada dekat dengan kita.

Maka pilihlah dengan baik
siapa yang ingin kau ajak berjalan.
Bukan karena mereka harus
membawa kita ke tempat yang tinggi,
tetapi karena bersama mereka,
semoga kita tidak kehilangan 
arah untuk pulang kepada diri yang lebih baik.

Tidak ada komentar: