Kamis, 10 September 2026

Pernah Salah

Tidak apa-apa untuk pernah salah.
Kita semua pernah memilih jalan yang ternyata keliru.
Pernah jatuh.
Pernah kehilangan arah.
Dan pernah harus kembali
dari tempat yang seharusnya tidak kita datangi.

Sebab hidup memang dipenuhi pilihan,
dan tidak setiap kesalahan
harus menjadi alasan untuk membenci diri sendiri.
Ada kesalahan yang mengajarkan kita
untuk menjadi lebih bijaksana.
Ada kegagalan yang membuat kita
lebih mengenal diri sendiri.

Maka jika pernah jatuh, belajarlah untuk bangkit.
Jika pernah salah,
belajarlah untuk memperbaiki.
Jika harus memulai lagi, mulailah.

Namun ada satu hal yang barangkali perlu
lebih hati-hati dijaga:
jangan memilih sesuatu
yang mungkin membuatmu bahagia untuk sementara,
tetapi meninggalkan kegelisahan panjang di dalam hati.

Sebab tidak semua yang terasa menyenangkan
benar-benar membawa kebaikan.
Ada jalan yang terlihat mudah,
tetapi setelah dilalui meninggalkan penyesalan.
Ada keinginan yang begitu kuat untuk dituruti,
tetapi setelah mendapatkannya hati justru kehilangan tenang.

Maka ketika harus memilih,
barangkali ketenangan lebih layak dipertahankan
daripada kesenangan sesaat.
Kejujuran, 
meski kadang terasa berat,
tetap lebih ringan daripada hidup dengan kebohongan.

Dan sesuatu yang benar,
meski tidak selalu mudah,
sering kali lebih baik daripada sesuatu yang mudah
tetapi membuat hati terus merasa bersalah.

Kita boleh jatuh. Boleh gagal.
Boleh memulai kembali berkali-kali.
Tetapi jangan terlalu akrab dengan sesuatu
yang membuat hati perlahan kehilangan rasa tenangnya.

Sebab ada kesalahan yang masih bisa diperbaiki.
Ada kehilangan yang masih bisa diganti.
Namun hati yang terlalu lama
terbiasa mengabaikan suara kecil di dalam dirinya,
barangkali membutuhkan
perjalanan yang lebih panjang untuk kembali pulang.

Maka belajarlah memilih bukan hanya berdasarkan apa yang ingin dimiliki,
tetapi juga berdasarkan apa yang sanggup membuat hati
tetap tenang setelahnya.
Karena pada akhirnya,
hidup bukan hanya tentang
seberapa banyak yang berhasil kita capai,
tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga diri
agar tetap bisa tidur dengan hati yang ringan,
dan bangun esok pagi tanpa harus menyesali
pilihan yang dibuat kemarin.

Tidak ada komentar: