Selasa, 21 Juli 2026

Tak Sibuk Dimengerti

Ada saatnya
tak lagi sibuk
mencari
agar dimengerti.
Sebab hidup
tetap berjalan,
meski tak semua orang
memahami
isi hati kita.

Perlahan,
pikiran yang dulu
mudah dipenuhi
berbagai ketakutan,
tak lagi dipercaya
begitu saja.
Karena tidak semua
yang kita khawatirkan
benar-benar
akan terjadi.

Lalu tanpa sadar,
kita berhenti
terus mengorbankan diri
demi memenuhi
harapan semua orang.

Bukan karena
menjadi lebih egois.
Melainkan karena
akhirnya mengerti,
bahwa diri sendiri pun
berhak dijaga
dan didengarkan.

Sejak itu,
kebahagiaan
tak lagi menunggu
hidup menjadi sempurna.
Ia hadir
di sela-sela
hal yang sederhana.

Pada pagi
yang masih bisa disyukuri.
Pada orang-orang
yang tetap tinggal.
Pada hati
yang mulai berdamai
dengan dirinya sendiri.

Dan mungkin,
kedewasaan
bukanlah ketika
semua persoalan selesai.
Melainkan ketika
kita mampu
menjalani hidup
dengan hati
yang lebih lapang,
lebih tenang,
dan lebih lembut
kepada diri sendiri.

Tidak ada komentar: