tak benar-benar dikenal
dari apa
yang dimilikinya.
Melainkan dari
cara ia menjalani
dua keadaan
yang berbeda.
Yang pertama,
ketika hidup
belum menghadirkan
apa yang diharapkan.
Masihkah ia
bersabar,
tetap berikhtiar,
dan menjaga hatinya
dari putus asa?
Yang kedua,
ketika kehidupan
melimpahkan
begitu banyak nikmat.
Masihkah ia
rendah hati,
tetap menghargai orang lain,
dan tidak lupa
dari mana
semuanya berasal?
Sebab kekurangan
mengajarkan kesabaran.
Sedangkan kelapangan
menguji kerendahan hati.
Dan sering kali,
bukan apa
yang kita miliki
yang menunjukkan
siapa diri kita.
Melainkan
cara kita bersikap
ketika kehilangan,
dan cara kita
tetap membumi
ketika memiliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar