Rabu, 01 Juli 2026

Tetap Mengetuk Pintu Yang Sama

Mungkin pernah,
dalam sunyi doamu,
kau meminta
sesuatu yang terasa cukup
untuk membahagiakan hati.

Sebuah jalan yang lebih mudah.
Sebuah jawaban yang segera.
Atau sebuah harapan
yang ingin lekas menjadi nyata.

Namun Yang Maha Mengetahui
melihat lebih jauh
daripada yang mampu
dilihat oleh mata kita.

Ketika kita berharap
setitik cahaya,
barangkali Dia
sedang menyiapkan fajar.

Ketika kita meminta
setangkai bunga,
barangkali Dia
sedang menumbuhkan
sebuah taman.

Ketika kita menginginkan
setetes air,
barangkali Dia
sedang mengarahkan langkah
menuju mata air
yang tak pernah kering.

Sering kali,
yang kita minta
lahir dari apa
yang kita inginkan.

Sedangkan yang diberikan
lahir dari apa
yang benar-benar kita butuhkan.

Karena itulah,
tidak semua doa
dijawab dengan segera.
Tidak semua harapan
datang pada waktu
yang kita pilih.

Ada yang ditunda
agar hati bertumbuh.
Ada yang diganti
dengan sesuatu
yang lebih baik.
Dan ada yang disimpan
hingga tiba saat
ketika kita benar-benar siap menerimanya.

Maka jika hari ini
masih ada doa
yang belum menemukan jawabannya,
jangan terburu-buru
kehilangan harapan.
Tetaplah mengetuk
pintu yang sama.
Tetaplah berprasangka baik.

Sebab Yang Maha Bijaksana
tidak pernah keliru
dalam memberi.
Dan tak pernah terlambat
dalam menetapkan waktu.

Barangkali,
yang sedang dipersiapkan
bukan sekadar
apa yang selama ini kau minta,
melainkan sesuatu
yang jauh lebih indah
daripada yang pernah
mampu kau bayangkan.

Tidak ada komentar: