Kamis, 23 Juli 2026

Korupsi

Korupsi tidak lahir tiba-tiba.
Ia tumbuh pelan-pelan,
di rumah yang hangat,
di meja makan,
di percakapan yang kita anggap biasa.

Ucapan kecil tentang menaikkan angka,
tentang mencari jalan pintas,
tentang bantuan orang dalam—
terdengar sepele.
Namun seorang anak merekamnya diam-diam.
Ia belajar bahwa celah
adalah bagian dari cara hidup.

Ia tumbuh menjadi dewasa
yang pandai berkelit di antara batas.
Bukan karena ia tak tahu benar dan salah,
melainkan karena sejak awal
hasil sering diletakkan lebih tinggi daripada cara.

Lalu kita heran
ketika ia tergelincir lebih jauh.
Padahal benihnya
pernah ditanam bersama tawa ringan
di ruang keluarga.

Korupsi jarang dimulai dari angka besar.
Ia bermula dari pembenaran kecil
yang diberi nama demi kebaikan.

Jika ingin perubahan,
barangkali yang perlu dibenahi
bukan hanya hukum dan gedung-gedung tinggi,
melainkan cara kita berbicara di rumah.

Ajarkan bahwa jujur meski pelan
tetap lebih teduh daripada cepat yang mengorbankan hati.

Dan bila masa lalu tak sepenuhnya bersih,
hari ini selalu ada kesempatan
untuk memilih langkah yang lebih lurus—
meski harus ditempuh dengan lebih sabar.

Tidak ada komentar: