ketika malam pelan-pelan menenangkan segalanya?
Saat tak ada yang melihat,
tak ada yang menilai
hanya kau dan hatimu.
Ada suara kecil di dalam sana.
Kadang ia sekadar lewat.
Kadang ia tinggal lebih lama.
“Aku belum cukup.”
“Aku lelah.”
Lirih… tapi terasa.
Dan ketahuilah,
bahkan bisikan yang paling samar
tak pernah tersembunyi dari-Nya.
Yang tak kau ceritakan pada siapa pun,
Dia sudah memahami.
Maka jangan terlalu keras
pada dirimu sendiri.
Jika hari ini terasa berat,
boleh saja kau berkata,
“Aku belum sampai.”
Belum sampai
bukan tidak mampu.
Barangkali yang perlu kau peluk
bukan keadaanmu,
melainkan cara kau berbicara
kepada hatimu sendiri.
Karena hidup tumbuh perlahan
mengikuti suara
yang kau rawat setiap hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar