Ia tumbuh dari cara kita memandang
dan memperlakukan sesama manusia.
Sebab menjadi dewasa
tidak selalu berarti bertambahnya umur.
Sering kali,
kedewasaan terlihat dari kemampuan
untuk tetap menghargai,
meski berbeda pendapat,
tetap menjaga lisan,
meski sedang kecewa,
dan tetap berlaku baik,
meski tidak selalu
diperlakukan dengan cara yang sama.
Jika ingin dihargai,
belajarlah lebih dulu menghargai.
Karena rasa hormat
tidak lahir dari jabatan,
usia,
atau kedudukan.
Ia tumbuh
dari sikap yang tulus
dan hati yang tahu batas.
Pada akhirnya,
cara kita memanusiakan manusia,
akan selalu lebih bermakna
daripada cara kita
ingin diperlakukan.
Sebab kebaikan
yang lahir dari akhlak,
tak pernah kehilangan nilainya,
meski tak selalu
mendapat tepuk tangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar