Maka tak perlu
terburu-buru melewatinya.
Nikmatilah setiap musimnya.
Syukuri hal-hal
yang masih ada.
Peluk orang-orang
yang masih diberi kesempatan
untuk hadir.
Dan jangan lelah
menebarkan kebaikan,
meski sederhana.
Sebab sering kali,
hidup tidak dikenang
karena betapa sibuknya kita,
melainkan karena
betapa hangatnya
kehadiran kita
bagi orang lain.
Ada kalanya
yang tertinggal bukanlah
harta atau pencapaian,
melainkan senyum
yang pernah kita hadirkan.
Pertolongan
yang pernah kita berikan.
Dan hati
yang pernah kita tenangkan.
Maka selagi waktu
masih setia menemani,
hiduplah dengan penuh syukur.
Berbuat baiklah
tanpa terlalu banyak menghitung.
Mencintai kehidupan
dengan cara
menghadirkan manfaat
bagi sesama.
Karena pada akhirnya,
yang membuat hidup
benar-benar berarti
bukan seberapa lama
kita tinggal di dunia,
melainkan seberapa banyak
kebaikan yang sempat tumbuh,
dan seberapa banyak
kehangatan yang tetap tinggal
di hati orang-orang
setelah kita berlalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar