daripada yang terlihat dari wajahnya.
Tidak semua orang pandai menceritakan
apa yang sedang terjadi di dalam dirinya.
Ada ketakutan yang disimpan rapat.
Ada kesedihan yang dipilih untuk tidak dibicarakan.
Ada luka yang tetap dibawa berjalan,
meski dari luar semuanya terlihat baik-baik saja.
Sebab tidak semua orang merasa aman
untuk menunjukkan sisi dirinya yang paling rapuh.
Kita tahu, tidak semua telinga
benar-benar ingin mendengar kesedihan.
Tidak semua orang memiliki ruang
untuk menerima cerita yang berat.
Karena itu, ketika seseorang
akhirnya memilih bercerita kepadamu,
jangan buru-buru memberinya nasihat.
Dengarkan saja.
Mungkin ia tidak sedang mencari jawaban.
Mungkin ia hanya ingin memastikan
bahwa masih ada seseorang yang bersedia tinggal
ketika hatinya sedang tidak baik-baik saja.
Sebab seseorang jarang membuka
bagian terdalam dari dirinya
kecuali ia merasa cukup aman untuk dipahami.
Maka jika ada seseorang
yang mempercayakan kesedihannya kepadamu,
jagalah cerita itu dengan baik.
Tidak semua kepercayaan
datang dalam bentuk permintaan.
Ada yang datang sebagai air mata
dan kalimat yang pelan-pelan
akhirnya berani diucapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar