Sabtu, 22 Agustus 2026

Belajar Memilih

Tidak semua hal harus kita bawa ke dalam hati.
Ada percakapan yang cukup didengar 
lalu dibiarkan berlalu.
Ada pula urusan 
yang tidak perlu kita selesaikan hari ini.

Sebab tenaga kita terbatas,
dan hidup terlalu singkat
jika seluruhnya diberikan
kepada hal-hal yang
membuat hati terus kehilangan tenang.

Barangkali,
menjaga diri bukan tentang menjadi acuh,
melainkan belajar memilih
apa yang pantas mendapatkan perhatian.

Simpan tenagamu
untuk pekerjaan yang sedang kamu bangun,
untuk orang-orang yang
membuatmu merasa diterima,
untuk tubuh yang
setiap hari membawamu berjalan,
dan untuk mimpi yang
masih diam-diam menunggu diwujudkan.

Tidak perlu merasa bersalah 
ketika sesekali memilih berhenti.
Ada kalanya istirahat
adalah cara paling lembut
untuk mengatakan kepada diri sendiri:
aku masih ingin melanjutkan perjalanan ini.

Kita sering sibuk mengatur waktu,
padahal yang lebih penting
adalah menjaga apa yang kita bawa
di dalam waktu itu.
Sebab satu hari yang sama 
bisa terasa ringan atau melelahkan,
tergantung kepada apa saja yang kita izinkan 
tinggal di dalam pikiran.

Maka pilihlah dengan perlahan.
Tidak semua pintu perlu dimasuki.
Tidak semua suara perlu dijawab.
Tidak semua kehilangan perlu dikejar kembali.
Sisakan ruang untuk dirimu sendiri.

Agar ketika hari panjang selesai,
masih ada sedikit tenaga untuk pulang,
untuk bernapas,
untuk tersenyum,
dan untuk percaya 
bahwa besok masih layak dijalani.

Karena mungkin,
menjalani hidup dengan baik 
bukan tentang memiliki tenaga untuk semuanya,
melainkan mengetahui
kepada siapa,
kepada apa,
dan untuk tujuan apa
tenaga itu sebaiknya diberikan.

Tidak ada komentar: