selalu kuat bukanlah sebuah kewajiban.
Ada hari ketika kita begitu mudah rapuh,
ada saat ketika langkah terasa berat,
dan ada waktu ketika kenyataan
membuat kita ingin berhenti sejenak dari segala hal.
Lelah, menangis, kehilangan arah,
bahkan merasa hancur,
barangkali adalah bagian
yang pernah disentuh hampir setiap manusia.
Tidak perlu malu mengakuinya.
Sebab menjadi kuat bukan berarti tidak pernah jatuh.
Kuat adalah ketika setelah jatuh,
kita perlahan mencari cara untuk berdiri kembali.
Maka jika hari ini masih terasa berat,
jalani saja satu per satu.
Selesaikan apa yang memang perlu diselesaikan,
meski perlahan,
meski dengan langkah
yang belum sepenuhnya tegak.
Tidak apa-apa jika sesekali
harus berhenti untuk menarik napas.
Yang penting,
jangan menyerahkan seluruh harapan
kepada rasa sakit yang sedang kita rasakan.
Sebab suatu hari nanti,
ketika semuanya telah berjarak,
mungkin kita akan menoleh ke belakang
dan berkata dengan hati yang lebih tenang:
ternyata ini hikmahnya.
Mungkin inilah buah dari kesabaran
yang selama ini kita rawat dalam diam.
Dan mungkin,
perjalanan yang begitu melelahkan itu
tidak sedang menghancurkan kita,
melainkan sedang mengajarkan kita
cara menjadi lebih utuh.
Jadi, bertahanlah
sebisa yang kamu mampu.
Bukan untuk membuktikan apa-apa kepada dunia,
melainkan untuk memenangkan dirimu sendiri.
Sebab ada kemenangan yang paling indah:
ketika setelah melalui begitu banyak hal,
kita masih menjadi seseorang yang memilih
untuk melanjutkan hidup dengan hati yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar