Tulislah
yang paling baik
dari yang pernah singgah di telinga
biarkan ia menetap,
tak sekadar lewat
seperti angin yang cepat hilang.
Hafalkanlah
yang paling jernih
dari yang pernah ditulis,
agar ia tinggal lebih lama
di dalam ingatan,
menjadi penuntun
di saat langkah mulai ragu.
Dan sampaikanlah
yang paling lembut
dari yang telah dijaga itu
dengan cara yang sederhana,
tanpa perlu meninggi.
Sebab kebaikan
tak harus terdengar keras,
cukup berjalan pelan
dari satu hati ke hati lain,
dan tetap hidup
meski tanpa banyak suara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar