Tak ada yang lebih memperlambat langkah
selain sesuatu yang diam di dalam dada
tak terlihat,
namun mampu membuat seseorang
ingin berhenti lebih cepat dari seharusnya.
Barangkali yang kau bawa hari ini
bukan sesuatu yang tampak oleh mata,
bukan pula lelah yang lahir dari pekerjaan
atau waktu yang panjang.
Mungkin yang paling berat
adalah rasa yang tak sempat diucapkan
perasaan sendiri
di tengah banyaknya hal yang harus dijalani.
Dan jika itu yang sedang kau rasakan,
jangan buru-buru menyalahkan diri.
Lelahmu bukan tanda lemah,
ia hanya cara hatimu memberi isyarat
bahwa ada yang perlu dijaga,
ada yang perlu dirawat
dengan lebih lembut.
Biarkan ia dipeluk oleh sabar,
dikuatkan oleh doa,
dan perlahan diyakinkan kembali
bahwa dalam keadaan apa pun,
kau tidak pernah benar-benar sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar