Apa pun yang menunggu di hari-hari nanti,
semoga bukan hanya kuat yang tinggal,
tetapi juga tenang
agar diri tak ikut hilang
di tengah hal-hal yang tak bisa dikendalikan.
Sebab tak semua luka
segera menemukan sembuhnya,
dan tak semua keadaan
bisa dipercepat sesuai keinginan.
Semoga setiap hari
masih ada ruang untuk memaafkan
bukan karena lupa rasanya terluka,
melainkan karena mengerti
bahwa membawa semuanya
hanya akan memberatkan langkah.
Dan semoga hati dilapangkan
untuk belajar ikhlas,
menerima bahwa ada yang memang
tak ditakdirkan untuk tinggal.
Bahwa tak semua yang diperjuangkan
akan menetap,
dan tak semua yang dijaga
akan tetap bersama.
Seiring waktu, perlahan dipahami
yang melelahkan bukan hanya kehilangan,
melainkan menerima
bahwa hidup harus terus berjalan
tanpa yang dulu begitu berarti.
Maka untuk hari-hari ke depan,
semoga langkah ini tak hanya bertahan,
tetapi juga belajar berdamai
dengan keadaan,
dengan yang telah lalu,
dan dengan diri
yang sudah berusaha sekuat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar